JemberTourisms.com, Bandar Udara Notohadinegoro (IATA: JBB, ICAO: WARE) adalah sebuah bandar udara perintis yang terletak di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, yang berjarak sekitar 7 (tujuh) kilometer dari pusat kota Jember. Bandara ini dioperasikan oleh Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Jember.
Bandara yang memiliki areal seluas 120 hektar dan panjang landas pacu 1.560 meter ini merupakan bandara umum sipil pertama di Indonesia yang dibangun sendiri oleh pemerintah kabupaten setempat dengan kekuatan APBD Kabupaten. Bandara ini diharapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dapat mempersingkat waktu tempuh dari Jember ke Surabaya maupun sebaliknya yang hanya menjadi sekitar 30 menit melalui udara, dari sebelumnya sekitar 4 sampai 7 jam menggunakan angkutan darat. Selain itu bandara ini juga diharapkan dapat memperlancar arus investasi ke dalam wilayah kabupaten setempat serta sebagai sarana akomodasi pendukung sektor pariwisata Jember.

Bandara ini diprakarsai dan dibangun mulai tahun 2003 pada era pemerintahan bupati saat itu, Samsul Hadi Siswoyo. Pembangunan yang telah dianggarkan sejak tahun 2001 dengan menggunakan dana APBD sebesar 30 miliar rupiah. Bandara ini diresmikan pada tahun 2005 dengan panjang landas pacu kala itu masih 1.200 meter.
Pada tahun 2008, Bupati Jember MZA Djalal mengupayakan Bandara Notohadinegoro dapat dilayani penerbangan yang menghubungkannya dengan Bandar Udara Juanda Surabaya di Sidoarjo, sehingga digunakan pesawat udara jenis turbo LET 410 milik maskapai Tri MG International yang melayani penerbangan Jember–Surabaya pp. sebanyak 3 (tiga) kali sehari dengan sistem sewa/carter. Namun, penerbangan sewa/carter tersebut hanya mampu bertahan selama 3 bulan karena okupansi yang minim sebagai akibat promosi yang kurang dan daya beli masyarakat yang minim saat itu.

Sempat vakum selama beberapa tahun, bandara ini kembali beroperasi sejak tanggal 16 Juli 2014 dengan dilayaninya penerbangan komersial pertama pada rute Jember–Surabaya pp oleh maskapai Garuda Indonesia (dengan sub brand Garuda Indonesia Explore) yang menggunakan pesawat udara jenis ATR 72-600.
Fasilitas
1. Terminal bandara
Bandara ini memiliki satu bangunan utama yang terdiri dari kantor otoritas bandara, satu terminal keberangkatan, satu terminal kedatangan, yang dilengkapi dengan konter penjualan tiket pesawat Garuda Indonesia dan Susi Air, serta satu bangunan Pos Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polres Jember.
Bandara ini juga menyediakan lapangan parkir yang mampu menampung hingga sekitar 50 kendaraan roda empat.
2. Angkutan pemadu moda
Bandara ini memiliki layanan angkutan pemadu moda yang dioperasikan oleh pihak Warna Tour & Travel (point to point: Aston Jember Hotel-Kantor Pusat Warna Tours & Travel-Bandara Notohadinegoro pp.)[1] dan Perum DAMRI[2] (point to point: Terminal Tawang Alun–Stasiun Jember–Bandara Notohadinegoro pp). Dengan tarif sebesar Rp35.000,00 sekali jalan untuk Warna Tours & Travel dan Rp20.000,00 sekali jalan untuk Perum DAMRI.[3]
Karena jumlah penerbangan yang masih terbatas dari bandara ini, maka jadwal keberangkatan angkutan pemadu moda disesuaikan dengan jadwal penerbangan yang ada tersebut.
3. Taksi
Bandara ini juga memiliki layanan taksi yang dioperasikan oleh perusahaan taksi lokal Jember, yaitu Jember Taksi dan Rengganis Perdana Taxi dengan menggunakan armada jenis sedan atau MPV full AC yang layanannya menggunakan tarif berdasarkan argometer.
Peta Lokasi Bandara Notohadinegoro Jember

