JemberTourisms.com, Sendang Tirta Amertha Rajasa adalah situs cagar budaya berupa mata air suci peninggalan Kerajaan Singosari di Desa Adat Arjasa, Jember, Jawa Timur, berfungsi sebagai tempat ziarah spiritual dan ritual penyucian diri (melukat) yang kini menjadi bagian dari Festival Hyang Argopuro, menarik pengunjung untuk pembersihan spiritual, berdoa, dan menikmati alam, serta menjadi wisata religi baru di Jember.

Informasi Penting:
Lokasi: Desa Adat Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Sejarah: Warisan spiritual dari masa Kerajaan Singosari.
Fungsi: Mata air suci untuk ritual melukat (penyucian diri), ruwatan, dan berdoa untuk berbagai kepercayaan (Hindu, Islam, dll.).
Kegiatan: Bagian dari Festival Hyang Argopuro dengan prosesi adat seperti Mendhak Tirtha (pengambilan air suci) untuk pembersihan spiritual.
Status: Situs Cagar Budaya dan destinasi wisata religi baru di Jember.
Keunikan:
Meskipun bernuansa kuno, tempat ini terbuka untuk doa dari berbagai agama, menunjukkan toleransi spiritual.
Menjadi daya tarik wisata Jember dan upaya pelestarian budaya lokal.
Desa Wisata Adat Arjasa adalah salah satu destinasi wisata yang unik di Indonesia. Dan sampai saat ini keunikan tersebut masih terjaga dan terawat dengan baik, sehingga menjadi daya tarik ketika berkunjung ke Desa Arjasa. Adapun daya tarik tersebut bisa disaksikan dan dinikmati ketika berwisata ke Desa Arjasa.
Desa Wisata Adat Arjasa adalah sebuah desa yang mempertahankan dan melestarikan tradisi dan budaya lokal. Masyarakat di desa ini masih menjalankan adat istiadat mereka sehari-hari, termasuk dalam kehidupan sosial, upacara adat, dan seni tradisional. Wisatawan yang mengunjungi desa ini memiliki kesempatan untuk mempelajari dan mengalami kehidupan tradisional yang autentik. Sekligus merupakan tempat tinggal bagi suku Jawa dan Madura , salah satu suku bangsa di Indonesia. Suku Jawa dan madura memiliki rumah adat yang khas dan unik. Rumah-rumah adat ini memiliki arsitektur tradisional yang kaya akan detail dan ukiran kayu yang indah. Wisatawan dapat melihat secara dekat rumah adat dan belajar tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Arjasa.
Salah satu daya tarik utama Desa Wisata Adat Arjasa adalah tarian tradisional yang disajikan oleh masyarakat setempat. Tarian-tarian seperti “Ta’ bhuta an” dan “Can macanan kaddhuk” merupakan tarian khas yang diwariskan secara turun temurun. Wisatawan dapat menyaksikan penampilan tarian ini yang sarat dengan gerakan yang energik dan kostum yang memukau. Desa Wisata Adat Arjasa terkenal dengan kerajinan tangan tradisionalnya. Masyarakat desa ini terampil dalam membuat kerajinan seperti anyaman bambu, ukiran kayu, tenun, dan keramik. Wisatawan dapat melihat langsung proses pembuatan kerajinan ini dan membeli produk-produk yang unik sebagai oleh-oleh.
Desa Arjasa dikelilingi oleh keindahan alam yang menakjubkan. Desa ini terletak di kaki Lereng Pegunungan Argopuro dan dikelilingi oleh perbukitan yang hijau. Pemandangan indah ini menawarkan kesempatan untuk berjalan-jalan santai, trekking, atau sekadar menikmati keindahan alam yang tenang. Selain itu kita dapat melihat keunikan dari mata air kuno yang warga Arjasa menyebut dengan sebutan Sendang Tirtha Amertha Rajasa yang konon menurut cerita turun temurun meupakan sumber air penghidupan yang ada sejak jaman era Kerajaan Singhasari, hal ini dijelaskan oleh Resi Ida Pandita Nata Putra Siliwangi Manuaba dari Denpasar saat acara Dharma Shanti yang diselenggrarakan oleh Pemkab Jember dan Jembrana tanggal 12 Mei 2023.
Keunikan Desa Wisata Adat Arjasa terletak pada upaya masyarakat setempat dalam melestarikan budaya, adat istiadat, dan kerajinan tradisional. Desa ini adalah tempat yang ideal bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi kekayaan budaya Indonesia dan mengalami kehidupan masyarakat lokal yang otentik.
Peta Sendang Tirta Amertha Rajasa

