JemberTourisms.com, Stasiun Tanggul (TGL) di Jember adalah stasiun kereta api aktif kelas II di jalur penting Surabaya-Ketapang, bagian dari Daop 9 Jember, yang dibuka bersama jalur utama era kolonial Belanda sekitar akhir abad ke-19 (jalur Surabaya-Probolinggo dibuka 1878), berfungsi sebagai stasiun vital di barat Jember, menghubungkan wilayah sekitar dan menjadi bagian sejarah perkembangan transportasi kereta api di Jawa Timur, dengan beberapa jalur bekas menuju pabrik gula juga ada di sekitar stasiun ini.

Sejarah Singkat & Fungsi:
Era Kolonial: Stasiun ini dibangun sebagai bagian dari jaringan kereta api Staats Spoorwegen (SS) pada masa Hindia Belanda untuk mendukung transportasi penumpang dan barang, terutama gula dari pabrik-pabrik gula di sekitar Jember.
Letak Strategis: Berada di jalur utama Surabaya-Ketapang, Stasiun Tanggul menjadi titik penting di Kabupaten Jember bagian barat, melayani rute ke arah Lumajang dan Probolinggo.
Perkembangan: Stasiun ini termasuk dalam Daop 9 Jember dan memiliki beberapa jalur, termasuk jalur yang dulunya mengarah ke Pabrik Gula (PG) Semboro, menunjukkan peran vitalnya dalam ekonomi lokal.
Kondisi Saat Ini:
Aktif: Stasiun Tanggul masih beroperasi dan melayani kereta api penumpang seperti Mutiara Timur, Logawa, Sri Tanjung, dan Probowangi.
Struktur: Memiliki empat jalur, di mana jalur 2 adalah sepur lurus, jalur 1 untuk persilangan, dan jalur 3 serta 4 kini tinggal puing, menunjukkan sejarah infrastruktur yang berkembang.
Pentingnya Stasiun Tanggul:
Menjadi saksi bisu perkembangan perkeretaapian di Jawa Timur.
Memainkan peran ekonomi dan sosial yang berkelanjutan di Kecamatan Tanggul dan sekitarnya, menjadi pintu gerbang transportasi utama di wilayah tersebut.
Peta Lokasi Stasiun Tanggul

